Postingan

Ketum GP Ansor Minta Kader Waspadai Gerakan Pemecah Belah Bangsa

Gambar
Bojong-Pekalongan,  Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas meminta para kader Ansor dan Banser untuk terus waspada terhadap setiap gerakan yang ingin memecah belah bangsa dengan memanfaatkan momentum tahun politik saat ini. Menurut Gus Yaqut, indikasi upaya memecah belah sudah terlihat dan terjadi. Dia menyebut, gerakan yang mendompleng momentum konstestasi Pilpres 2019 diduga sebagai upaya untuk membenturkan sesama anak bangsa dengan tujuan menciptakan instabilitas sosial. “Gerakan dengan memanfaatkan isu konstestasi Pilpres ini diduga bertujuan untuk menciptakan instabilitas sosial. Masyarakat seperti diteror. Masyarakat dibuat ketakutan, ngeri melakukan aktivitas. Kalau instabilitas sudah bisa diciptakan, maka agenda berikutnya adalah merebut negara,” tegas Gus Yaqut, di sela acara Pembaretan Banser Kabupaten Pekalongan, di Kecamatan Bojong, Minggu (2/9/2018) dinihari. Dihadapan ratusan peserta Gus Yaqut mengatakan, sa...

Sejarah, kelahiran dan Derap langkah GP ANSOR - BANSER

Gambar
Sejarah, kelahiran dan Derap langkah GP ANSOR - BANSER Sejumlah aksi massa PKI yang dimulai pada pertengahan 1961 adalah peristiwa Kendeng Lembu, Genteng, Banyuwangi (13 Juli 1961), peristiwa Dampar, Mojang, Jember (15 Juli 1961), peristiwa Rajap, Kalibaru, dan Dampit (15 Juli 1961), peristiwa Jengkol, Kediri (3 November 1961), peristiwa GAS di kampung Peneleh, Surabaya (8 November 1962), sampai peristiwa pembunuhan KH Djufri Marzuqi, dari Larangan, Pamekasan, Madura (28 Juli 1965). PERLAWANAN GP ANSOR Aksi-aksi massa sepihak yang dilakukan oleh PKI mau tidak mau pada akhirnya menimbulkan keresahan di kalangan warga masyarakat yang bukan PKI. Dikatakan meresahkan karena pada umumnya yang menjadi korban dari aksi-aksi massa sepihak tersebut adalah anggota PNI, PSI, ex-Masyumi, NU, dan bahkan organisasi Muhammadiyah. Ironisnya, aksi-aksi massa sepihak yang dilakukan oleh PKI itu belum pernah mendapat perlawanan dari anggota partai dan organisasi bersangkutan kecuali ...

Ansor Banser Peduli Sampah (ASOBAH)

Gambar
ASOBAH (Ansor Banser Peduli Sampah) Bismillahirrohmanirrohim. Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap desa/kota. Dan Sistem Bank Sampah mungkin salah satu solusi yang tepat di beberapa desa di Pekalongan, sistem Bank Sampah sudah bisa berjalan dan membawa kebaikan dan kemajuan bagi desanya sendiri. Untuk itulah kami sebagai kader pemuda-pemuda Nahdlotul Ulama’ yang bernaung di organisasi Gerakan Pemuda Ansor berkeinginan untuk   mengembangkan sistem Bank Sampah ini. 1.       Gambaran Bank Sampah ASOBAH ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

GRATIS WALPAPER KEREN BANSER

Gambar
Silahkan unduh walpaper keren tentang kebanseran buat hp android anda,,,, tapi sebelumnya sudilah kiranya sahabat membaca Sejarah GP Ansor di bawah ini: PROFIL GERAKAN PEMUDA ANSOR GP ANSOR Gerakan Pemuda (GP) Ansor organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan yang berwatak kerakyatan. Gerakan Pemuda Ansor atau disingkat GP Ansor adalah badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama. Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan yang berwatak kerakyatan. Gerakan Pemuda Ansor atau disingkat GP Ansor adalah badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini pada awalnya bernama Gerakan Pemuda Ansor itu sebagai kelanjutan dari Ansoru Nahdlatul Oelama (ANO), yang dalam AD/ART NU diubah menjadi Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama. GP Ansor didirikan pada 10 Muharram 1353 Hijriyah atau bertepatan dengan 24 April 1934 di Banyuwangi, Jawa Timur. Di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan...